'disini untuk koding ga bisa di copy display:block; -webkit-user-select:none; -moz-user-select:none; -khtml-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none; unselectable:on;

Tulisan Favorit

.

Pulsa Murah
Tampilkan postingan dengan label Senin_Puisi. Tampilkan semua postingan

Yang Tak Mau Beranjak

sumber gambar: amightynut


Masih senang memeluk rumput yang sama
merasa puas menghirup udara yang sama
melangkahkan kaki hanya untuk mengitari
langkah itu akan terus di sana
tanpa beranjak dari jeruji yang sama
meski waktu sudah beranak pinak
lingkaran itu tetap sama
jua binatang pengawas yang sedang menatap tajam
biar hembusan ini menyebrang dari dunia benak
sasageyo...!
sasageyo...!
shinzou wo sasageyou!
biarkan isi kepalamu terbelah olehnya
dan rintik hujan mencairkan kebekuan hati
membuka paksa sebelah mata yang senang tertutup manja


**inspired by ost SNK S2 for Real World


By: Syams-X
2017
Baca Selengkapnya »

Cerita Saat Gerimis

sumber gambar: dpunik.com
Jangan kau berbesar mulut wahai gerimis
Sembunyikan dalam jalanan abstrak apa yang kau lihat
Saat gadis manis itu berkejaran dengan waktu
Dan terkapar di hadapan singgasana warung tua

Jangan kau berbesar mulut wahai gerimis
Sembunyikan dalam aliran comberan hitam apa yang kau lihat
Saat sang calon sarjana yang terbunuh ganasnya skripsi
Melunta-lunta terlupa dunia untuk beberapa saat

Jangan kau berbesar mulut wahai gerimis
Sembunyikan dalam dinginnya semilir angin apa yang kau lihat
Saat hujan turun dari kelopak mata seorang istri,
ketika petir dari tangan sang suami menyambar pipinya

Jangan kau berbesar mulut wahai gerimis
Sembunyikan dalam basahnya dedaunan apa yang kau lihat
Saat aku terpeleset, mencumbui tanah, mencipta luka
dan menorehkan kenangan konyol penuh noda

Syams-X


West Bandung 30-09-2016
Baca Selengkapnya »

TERULANG

Fakta tersurat dan tersirat yang selalu benar
Menunjukan, dan menggambarkan sebuah jalan
Masa ke masa
Sayang, aliran waktu merubah haluan
Kemalasan membutakan,
Dan keengganan menggelapkan ruang
Tergantunglah keinginan berubah
Berdalih mencari jalan dalam setiap pembenaran
Menyembunyikan tetesan nafsu untuk tujuanHingga lautan kelam tercipta
Dan matilah akar-akar hati

Terulang,
Selalu terulang
Terjerembab pada laut merah yang sama
Menangis ketika tenggelam
Beribu ampun nyaring terlontar
Sunyi terhapus generasi baru
Berlari penuh ambisi
Membual cahaya Ilahi
Dan terlupa oleh nyanyian gemerlapnya dunia
Kisah nyata menjadi dongeng belaka
Terulang lagi,
Trulang lagi,
Dan terulang lagi…
Hingga waktu hari pertemuan menghampiri
Terdiam dalam sesal
Melangkah penuh derita menuju pulau merah
Dalam abadi dan ketiadaan sang waktu
Yang takan pernah terulang


25-04-2016
By: Syams-X
Baca Selengkapnya »

Kisah si CANTIK

Semua haluan tak kuasa untuk berpaling
Tertarik rantai hasrat
Cahaya terpancar memesona
Dan sang waktupun kehilangan kedipan
Terikat tiada terikat rantai cinta terlihat bias
Tersembunyi dibalik terangnya cahaya

Tersurat matinya jalan
Sampul tebal menutup asa
Ribuan sorot tertunduk layu
Derai hasrat tak kuasa tuk menggapai
Dan mati dalam pengharapan

Hembusan senyum tak mau berhenti
Meski banyak asa telah mati
Ribuan tanya deras mengalir
Tersiram hujan keraguan
Kau ingin atau kau tidak
Lingkar kebenaran terungkap samar
Tersirat memohon sya’ir syahdu
Menggoda dari balik dinding ketidak pastian
Mengikat tak tertolak
Terjaring sudah jiwa yang lemah
Tertunduk menjadi hamba penuh harap

Terlanjur kepalang hadirkan bencana
Badai tak terlihat semakin tampak
Elok jalan semakin menghitam
Terbunuh pilihan nafsu
Si cantik memberi hardik
Pesona melebur sudah
Terbang bersama senyum iblis
Berpuas sudah aliran pembodohan
Hilang ikatan mencabik inti perasaan
Terdiam dalam sesal
Terbuai si gila perhatian


18-04-2016
By : Syams-X
Baca Selengkapnya »

HAUS

Terindah mencumbu batin
Harum mewangi menghembus asa
Kabut menutup kemilau Ilahi
Suram neraka tersamar hilang
Tak ingin lagi terdengar,
setitik bunyi hati yang tersisih
mencoba nyaring di tengah belantara riuh
haus akan tetesan kemilau ruah
Seteguk..segelas..sekolam
aku ingin terus...!

Nasihat usang coba berbisik
Sadarlah,
mutiara retak dari sudut kebodohan
tak perlu dilaju atau di genggam
kemilau didepan mata tak ingin tuk berpaling
tambah...tambah...tambah
biar kudeklarasikan kehebatanku
persetan suara sumbang
suram tuduh telah tertepis
apalagi yang di inginkan gerombolan naif itu?
tak tahu nikmatnya berani berketus
datanglah dan nikmati
Syurga nyata di balik kursi
tak abadi namun pasti


11/4/16
by : Syams-X 
Baca Selengkapnya »